Agar Blogger Era Digital Semakin Gemilang

Blogger era digital harus memahami perannya. Semata-mata agar peran blogger semakin gemilang. Apa saja yang harus dilakukan agar profesi blogger bisa bertahan?
Blogger di era digital
doenjoylife.com

Seiring dengan berkembangnya era digital, beberapa profesi nampaknya ikut bersinar. Sebut saja salah satu contohnya adalah blogger. Di mana karirnya semakin melejit dari hari ke hari. Padahal bisa dibilang blogger di Indonesia tidaklah sedikit. 

Dilansir dari berita di tempo.co, Surakarta, bahwasanya jumlah blogger di Indonesia mengalami kenaikan pesat. Berdasarkan data tahun 2013, ada hampir 5 juta blogger berkiprah di dunia digital. 

Menurut analisa data tersebut, banyaknya blogger memilih berkarir di era digital disebabkan oleh beberapa hal, di antaranya aplikasi blog ramah pengguna, akses internet mudah dan murah, juga peluang untuk berpenghasilan cukup menggiurkan. Jadi tak heran jika profesi ini naik daun hingga beberapa tahun berikutnya. 

Namun sayang, melejitnya jumlah blogger di tahun 2013 tidak bertahan lama. Tren blog di tahun 2015 mengalami penurunan sekitar 3,5 % dari 88,1 juta pengguna internet. 

Kok bisa? Bukankah blog menjadi primadona kalangan netizen? 

Sekilas Sejarah Tentang Blog




Mari kita mundur ke belakang agar mengenal blog lebih dalam. Ternyata, media blog ini sudah dikenali keberadaannya  sejak tahun 1994.

Untuk kali pertama berbentuk jurnal pribadi online oleh Justin Hall,  yang diberi nama links.net dengan tampilan sederhana. Seiring prosesnya, akhirnya Justin Hall dijuluki sebagai the founding Father of Personal Blogger di tahun 2004 oleh New York Time  Magazine.

Kemudian di tahun 1994, muncul istilah baru lagi bernama web blog yang dikenalkan oleh Jorn Barger sebagai penggambaran aktivitas orang-orang dalam menggunakan internet kala itu.

Lalu, 4 tahun kemudian istilah web blog berubah menjadi blog. Dan ditemukan oleh orang yang berbeda, yaitu Peter  Merholz, seorang desainer website. Tak disangka, dari sinilah blog semakin ramai diperbincangkan.

Terbukti meski era digital kala itu sudah bisa dikatakan mengalami kemajuan dari sebelumnya, yaitu dengan munculnya Youtube sebagai media sosial baru pada tahun 2006. Namun pesona blog belum juga terabaikan. Lagi, di tahun selanjutnya blog masih bersinar walaupun media sosial baru selain youtube telah berkibar.

Namun tak disangka blog mengalami pergeseran minat. Di mana era digital semakin canggih, jadi nama blog mulai tersamarkan oleh media sosial lain yang pengoperasiannya lebih mudah, bahkan sangat cocok dengan generasi milineal.

Sebut saja twitter, yang dengan cepat menghipnotis para milenial di masanya.

Twitter memang sangat bisa diandalkan. Tak pandang usia, baik muda maupun tua bisa menggunakan twitter sebagai ajang ekspresi diri. Anda juga tidak perlu membuat konten panjang demi memikat hati pembaca. Enaknya lagi, perkara topik yang tranding dari seluruh dunia bisa Anda saksikan dengan sekali klik.

Mungkin inilah yang menyebabkan media blog sepi peminat. Mungkin blog sudah saatnya regenerasi dengan media sosial baru yang lebih kekinian.

Selain itu, blogger lama juga tak rajin lagi mengisi konten karena mungkin rasa penasaran tentang blog sudah khatam.

Fakta yang paling mengejutkan, ternyata ngeblog dulunya sekadar tren belaka. Dan ketika tren tersebut sudah berkurang peminatnya, lantas apa nggak sebaiknya mencari media sosial yang lebih baik dan gampang?

Meski blog mengalami pergeseran posisi popular akibat sudah kalah tenar, kredibilitas blogger tetap dipertahankan.

Blogger mulai mengubah cara berkomunikasi sesame blogger melalui acara-acara workshop blogging secara online maupun offline. Hal ini dilakukan semata-mata agar profesi blogger tetap aman sekaligus siap menjadi garda depan sebagai sumber penghasilan di masa pandemic seperti sekarang ini.


Lantas, bagaimana jumlah blogger di tahun 2020? Naik atau turun?


Peran blogger di era digital sangat besar, terutama bagi brand yang ingin melakukan kampanye pemasaran.

Namun, saat ini sepertinya persaingan dunia blogger semakin ketat. Sehingga bagi pemula, ngeblog di tahun 2020 penuh dengan tantangan karena skill mereka harus siap berkompetisi dengan beberapa blogger senior. Jadi mau tidak mau blogger pemula harus siap menghadapi persaingan.

Apalagi di awal tahun 2020, Indonesia digemparkan oleh virus covid 19. Di mana hampir semua sector perekenomian mengalami penurunan.

Tak terkecuali penghasilan blogger terkena dampaknya. Otomatis persaingan kerja dunia digital semakin ketat.  Terus, gimana dong?

Maka dari itu, penting sekali blogger meningkatkan kapasitas diri supaya kredibilitas tetap bertahan dan bernilai tinggi.

Blogger tidak hanya ahli dalam membuat konten sebagai kekuatan utama dalam berpromosi, tetapi sebaiknya mempunyai keahlian lain yang bisa ditonjolkan sebagai nilai lebih dari blogger lainnya.

Nah, kalian pasti penasaran, apa saja sih kira-kira keahlian yang harus dimiliki seorang blogger? apakah keahlian ini akan berpengaruh di masa depan blogger era digital? Simak, yuk!

1. Memahami Bahasa Asing

Ada sebuah pepatah mengatakan, dengan menguasai bahasa asing, maka dunia berada di genggamanmu. Benarkah?

Tak dimungkiri jika era globalisasi modern seperti sekarang, dunia global menjadikan bahasa asing sebagai syarat komunikasi termudah antar negara. Jika Anda sebagai blogger menguasainya, peran Anda sebagai  sosok wartawan  online lebih sempurna.

Tidak sedikit beberapa tawaran muncul dari negara asing untuk mengajak kerjasama. Nah, jika Anda mahir berbahasa asing, tentunya tak akan ada lagi kendala. Termasuk dalam hal negosiasi atau penawaran kontrak kerja, bukan?


2. Menguasai Digital Marketing 

Digital marketing atau pemasaran digital diartikan sebagai upaya pemasaran yang menggunakan perangkat elektronik atau internet dengan beragam teknik marketing dan media digital guna memudahkan komunikasi dengan calon klien.

Blogger wajib menguasai digital marketing demi mempopulerkan website atau blog yang mereka punya. Tentunya di sini tidak hanya konten blog yang bisa dijual jasanya oleh blogger. Ada jasa lainnya yang bisa lebih menghasilkan. Misal penawaran sebagai SEO specialist, influencer di media sosial, desain grafis, jasa pembuatan website, dan lainnya.

Nah, di sinilah peran blogger di era digital, yang sejatinya dituntut menjadi sosok kreatif dan inovatif agar profesinya tetap gemilang.

3. Menguasai Copywriting

Jangan jadi sosok penjual yang tiba-tiba menawarkan sesuatu tanpa mengedukasi produk atau jasa yang dijual terlebih dahulu. Jika ini Anda lakukan, jangan berharap di era digital akan mendapatkan pembeli yang loyal.

Tahukah, pembeli zaman kekinian banyak yang cerdas. Mereka tentu tidak akan mau membeli sebuah produk tanpa memahami produk knowledge terlebih dahulu. Apalagi tipe masyarakat kita lebih suka disuapi daripada mencari sendiri.

Maka, dari kasus seperti ini kita bisa menyimpulkan bahwa blogger pun harus menguasai ilmu copywriting. 

Apa itu Copywriting?

Menurut para ahli pemasaran, copywriting ini merupakan seni berjualan. Tetapi faktanya belum banyak orang, atau lebih tepatnya penjual yang memahami ilmu copywriting. Jadi ada baiknya di artikel ini mencoba mengulas makna copywriting.

Copywriting diambil dari gabungan kata copy dan writing. Copy artinya konten yang fokus pada kata digunakan untuk tujuan pemasaran. Untuk pemasaran ini identik dilakukan di sosial media, seperti website, facebook, instagram, linkediln, dan lain-lain.

Sementara copywriting adalah teknik yang digunakan dalam membuat konten tersebut. Sedangkan seseorang yang melakukan aktivitas copywriting disebut copywriter.

Kesimpulannya, copywriting merupakan seni menulis iklan dengan merangkai kata demi kata dengan tujuan meminta seseorang melakukan tindakan yang kita inginkan tanpa dipaksa untuk membeli.

Menariknya, copywriting ini bisa dipraktikkan siapa saja, termasuk blogger.

Nah,  blogger yang ingin mengasah konten blog menjadi tulisan storytelling yang menarik. Tidak ada salahnya mempelajari ilmu copywriting.

Para blogger bisa mempraktikkan ilmu copywriting ini saat mereka disewa sebagai reviewer sebuah produk atau jasa.

Blogger bisa mengemas iklan dengan bahasa asyik dan cenderung membuat orang penasaran. Jadi,di sana peran blogger era  digital yang fokus sebagai endorser atau buzzer tidak tiba-tiba menawari, lalu ditinggal pergi. Tetapi tujuannya tidak lebih untuk mengedukasi terlebih dahulu.

4. Kuasai Desain Grafis 

Persaingan blogger semakin sengit seiring bertambahnya tahun. Untuk itu, agar tidak tergeser dengan para blogger yang baru, menguasai desain grafis itu perlu. Anda bisa mempercantik desain grafis karya Anda di setiap postingan di blog personal.

Tak hanya itu, jasa desain grafis juga banyak yang mencari. Nah, Anda bisa memanfaatkan kesempatan ini guna memainkan peran blogger era digital, yang sebenarnya skill mereka akan terus meningkatkan kredibilitas  profesinya.

5. Memperluas Networking

Menjadi blogger tidak bisa bertindak sebagai makhluk individualis. Anda harus menjadi makhluk sosial yang terus memperluas jaringan pertemanan. Peran blogger adalah sebagai public relation di era digital. Jadi, perbanyaklah kenalan.

Nah, manfaat dari perbanyak kenalan di sini bisa menjadi jaringan bisnis yang kuat. Untuk seorang blogger bisa mengambil peluang ini melalui acara-acara offline blogger, seminar, workshop, atau ikut bergabung dalam komunitas blogger via online.

Tanpa disadari era digital telah mengubah banyak kebiasaan. Sebelumnya kebanyakan orang lebih mengandalkan media tradisional untuk memperluas jaringan iklan. Kini seiring dengan majunya teknologi, peran blogger atau acapkali disebut sebagai wartawan online sangat dimanfaatkan.

Peran blogger tidak cukup memperkuat promosi dengan membuat konten di halaman website, tetapi peran blogger era digital sudah merangkap sebagai inflluencer di beberapa media sosial yang mereka memiliki.

Dengan demikian bisa disimpulkan jika peran strategis blogger era digital saat ini menjadi public relation. Sebagai penyambung antara klien dengan konsumen,Di mana tujuannya adalah untuk mengontrol reputasi perusahaan atau reputasi merek  sebuah produk dan jasa, mempengaruhi keputusan pembeli, hingga meningkatkan lalu lintas website perusahaan.

Maka dari itu, selain blogger Indonesia menaikkan kapasitas diri agar profesinya terus gemilang. Anda yang berprofesi  sebagai pengusaha atau pebisnis sebaiknya mulai membangun hubungan baik dengan blogger agar  visi dan misi tetap tertunaikan.

Siapkah Anda melakukannya?  
(3)

3 Komentar untuk "Agar Blogger Era Digital Semakin Gemilang"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel