Menanam Bunga Mawar Tanpa Ribet

Ada beberapa hal yang harus diketahui sebelum menanam bunga mawar agar subur dan berbunga indah.

    Foto: Bunga Mawar dari nusabudidaya.com

    Indonesia adalah negara dengan iklim tropis yang mampu menumbuhkan jutaan jenis tanaman. Memiliki kekayaan alam sebagai anugerah tersendiri bagi Indonesia. Apa yang ditanam dalam tanah akan mudah membuahkan sesuatu, baik; daun, buah, biji, akar ataupun batang yang kesemuanya memiliki manfaat tersendiri.

    Dari segi manfaat, tanaman dapat digunakan sebagai obat-obatan atau hiasan. Salah satu tanaman hias yang sangat melegenda di Indonesia adalah bunga mawar. Bunga dengan nama latin Rosa sp. ini banyak ditemui di rumah-rumah warga. Sayangnya dari banyak masyarakat yang menanam bunga mawar, kebanyakan belum tau cara menanam bunga mawar dengan baik dan benar. Akibat dari menanam bunga mawar yang tidak tepat bisa menurunkan kualitas bunga, mungkin saja wanginya akan berkurang, daunnya kurang lebat atau mengalami hambatan dalam menumbuhkan bunga.

    Dibawah ini adalah cara menanam bunga mawar dengan biji dan stek batang. Namun sebelum itu, baiknya lebih dulu kita mengetahui bagaimana syarat tumbuh bunga mawar dan bagaimana cara menyiapkan media tanam yang tepat agar pertumbuhan bunga mawar bisa maksimal.


    Syarat tumbuh bunga mawar

    1. Kondisi hujan dan matahari

    Hujan yang dibutuhkan dengan curah 1500 - 3000 mm per tahun. Dengan penyinaran matahari 5-6 jam sehari akan memaksimalkan pertumbuhan bunga mawar.

    2. Media tanam

    Sebaiknya menggunakan tanah liat ( 20 – 30%) dengan kandungan pasir 70 - 80%. Tanah yang digunakan haruslah subur, sehat, berhumus dan memiliki drainase yang baik. Dari sekian jenis tanah, latosol dan andosol adalah yang paling banyak direkomendasikan untuk bunga mawar. 

    3. PH tanah 

    PH tanah yang sesuai berkisar 5,5 – 7,0. 

    4. Ketinggian dan suhu

    Mawar dapat tumbuh maksimal jika ditanam pada ketinggian 560 – 800 mdpl dengan suhu udara setidaknya 16 – 18 derajat celcius namun tidak lebih dari 28 – 30 derajat celcius. 

    5. Media tanam bunga mawar

    Seperti tanaman pada umumnya, bunga mawar juga memiliki cara khusus dalam mempersiapkan media tanamnya. Penanaman bisa dilakukan dimanapun, ditanah, dipot atau dikaleng bekas dengan skala kecil maupun besar. Berikut penyiapan media tanam untuk bibit bunga mawar:

    Siapkan tanah yang subur, berpasir dan memiliki drainase baik. Tambahkan pupuk kandang atau pupuk lainnya yang sejenis. Umumnya pupuk yang digunakan sebagai pengganti pupuk kandang adalah pupuk GDM Black BOS (Bio Organic Stimulant) dengan kadar pencampuran tanah dan pupuk 2:1. Jangan lupa untuk menyiram tanah dengan air sampai lebab dan basah dan jangan membiarkannya kekurangan air.

    Setelah itu, siapkan wadah semprot untuk mencampurkan 250 ml GDM Black BOS dengan air secuckupnya, aduk dengan stabil. Setelah tercampur. semprotkan campuran tadi pada tanah secara rata. Tanah yang telah disemprot bisa dipindahkan kedalam pot atau wadah sejenis dan tanah telah siap digunakan untuk menanam.

    Menanam dengan bibit

    Cara menanam bunga mawar yang pertama adalah dengan bibit. Seperti halnya tanaman lain, bunga mawar memerlukan bibit yang sehat dan baik. Bibit yang bisa digunakan berasal dari tanaman yang produktif dan mampu memekarkan bunga dengan baik dengan daun yang sehat dan cukup. Berikut langkah yang digunakan:

    1. Pilih biji yang sudah membusuk dan bersih.
    2. Cuci dan anginkan biji di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung.
    3. Simpan dan semai biji mawar dengan jarak 7 – 13 cm pada tanah.
    4. Dalam waktu kurang lebih 4 minggu, biji akan mulai bercabang dan berkecambah.
    5. Siram secara rutin 2 kali sehari pada bibit.
    6. Pindahkan bibit pada media tanam yang telah disiapkan.
    7. Pemindahan pada lahan besar bisa dilakukan setelah bibit berusia kurang lebih 22 bulan.

    Stek batang bunga mawar

    Selain dengan biji, cara menanam bunga mawar juga dilakukan melalui stek batang. Stek batang adalah cara yang paling banyak digunakan karena dinilai lebih mudah dan cepat. Selain bunga mawar, stek juga banyak dilakukan oleh tanaman berbatang lainnya. Waktu terbaik untuk penyetekan adalah pagi hari saat tanaman masih dalam keadaan segar. Berikut langkah-langkahnya:

    1. Gunakan batang yang sehat

    Pengambilan batang ini baiknya dipilih dari tanaman pertumbuhan baru. Batang jenis ini akan mudah ditanam karena masih lunak. Pastikan batang sehat dan baik agar menghasilkan tanaman yang baik pula nantinya. Apabila pada batang yang akan di stek terdapat bunga, maka potonglah lebih dulu bunga dengan tunasnya untuk menghindari penyerapan energi berlebih oleh bunga tersebut. Disarankan untuk mengambil beberapa batang untuk menghindari apabila ada kegagalan dalam stek. 

    2. Potong batang mawar

    Potong batang mawar sepanjang 12 inci dengan pisau khusus tanaman. Simpan batang pada wadah berisi air atau toples dengan air agar kesegaran batang tetap bertahan. Untuk mempercepat pertumbuhan batang, potonglah daun pada batang dan tinggalkan dua lembar daun di batang teratas. Daun yang dipotong untuk menghindari penyerapan energi sehingga energi bisa langsung diteruskan pada akar. Sedangkan dua lembar daun teratas untuk membantu daun berfotosintesis. 

    3. Menanam stek batang

    Lubangi media tanam dalam pot atau polybag dengan ranting sedalam 4 – 7 cm atau setengah dari tinggi batang yang akan di stek. Masukkan ¾ atau ½ bagian batang dalam media tanam lalu tutup dengan tanah. Sirami dengan air hingga lembab namun tidak menggenang. Letakkan ditempat cukup sinar matahari namun tidak secara langsung karena bisa membakar tanaman. 

    4. Perawatan bunga mawar

    Beberapa hal dibawah ini perlu kita perhatikan sebagai langkah selanjutnya dari cara menanam bunga mawar:

    1. Siramilah bunga mawar setidaknya satu sampai dua kali sehari. Kadar air disesuaikan dengan usia tanaman. Kandungan air ini akan membantu tanaman untuk cepat tumbuh.
    2. Melakukan pemangkasan pada daun yang sudah rusak atau rimbun. Daun yang terlalu rimbun akan menghambat pertumbuhan dan daun yang rusak akan bisa berdampak pada daun lainnya. Pangkas sesuai keadaan tanaman atau setidaknya tiga minggu sekali. Hal ini juga berlaku pada batang, batang yang sudah rusak haruslah dipangkas agar tanaman tetap indah dipandang,
    3. Hilangkan gulma disekitar tanaman secara rutin agar tidak menyerap nutrisi bunga mawar.
    4. Lakukan pemupukan untuk membantu pertumbuhan dengam maksimal. Pupuk organik sangat dianjurkan pemakaiannya karena aman dan mampu mencegah tanaman dari penyakit menular tanah. Kadar pupuk yang diberikan sesuai umur bunga mawar dengan rata-rata waktu setidaknya dua bulan sekali.

    Nah itulah tadi beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam cara menanam bunga mawar dengan baik dan benar. Bedanya tingkat perlakuan akan mempengaruhi hasil bunga mawar. Namun secara keseluruhan, bunga mawar merupakan tanaman yang terbilang mudah beradaptasi dengan lingkungan dan cara perawatannya yang mudah bisa dipraktekkan oleh siapapun. 

    Tidak ribet bukan? selamat mencoba !

    (0)

    Posting Komentar

    Iklan Atas Artikel

    Iklan Tengah Artikel 1

    Iklan Tengah Artikel 2

    Iklan Bawah Artikel