Nasi Gegog, Kuliner Khas Trenggalek

Nasi Gegok adalah nasi yang dikukus bersama sambal teri menggunakan daun pisang dengan cita rasanya yang pedas merindu.

gambar nasi gegog
Nasi Gegog ; kuliner  khas Trenggalek

Negeri kita begitu kaya dengan budaya dan ragam kuliner. Hampir setiap daerah memiliki makanan khas-nya masing-masing, begitu pula dengan kabupaten Trenggalek. Pernah dengar 'Sego Gegog' atau 'Nasi Gegog' ? Ya, nasi bungkus pisang campur sambel teri pedas ini adalah makanan khas Trenggalek.

Nasi Gegog itu seperti apa sih?

Nasi Gegok adalah nasi yang dikukus bersama sambal teri menggunakan daun pisang. Ciri khas nasi gegog adalah nasinya yang pulen dan cita rasanya yang pedas.

Dari segi bentuk fisik, sekilas nasi Gegog nampak sepeti makanan model geneman makanan-makanan yang masaknya dibungkus oleh daun pisang semacam 'Bothok' atau 'Pelas'. Nah, nasi Gegog ini lebih mirip arem-arem, tapi juga mirip dengan nasi kucing yang banyak kita temui di Yogyakarta.

Coba perhatikan foto nasi gegog diatas, menurut mu lebih mirip apa?

Kenapa dinamakan nasi Gegog?

Entah dari sumber mana, dari berbagai media olnine dikatakan 'gegog' adalah akronim dari 'sego genem godong gedang' ( nasi bungkus daun pisang ). Pendapat lain mengatakan bahwa nasi ini dinamakan nasi gegog karena pedasnya bumbu makanan ini setelah memakannya akan 'gobyos' (mengeluarkan banyak keringat) dan jalannya jadi 'egag-egog' (jalannya goyang).

Sejarah nasi Gegog

Sebenarnya dari segi konsep makanan, nasi Gegog adalah panganan dengan konsep minimalis ; dibuat dengan cara sederhana, bahan yang sederhana, porsinya sederhana, disajiakan dengan sederhana, dikonsumsi dengan sederhana, cepat dan mudah.

Sejarah nasi Gegok bermula dari daerah pegunungan di daerah Bendungan, dimana sebagian besar penduduknya bekerja sebagai petani di ladang yang harus berangkat pagi-pagi untuk menghindari terik panas di siang hari. Situasi itu membuat para ibu-ibu rumah tangga kreatif dalam menyiapkan bekal cepat dan enak. Akhirnya tercetuslah ide membuat sego Gegog.
 

Cara membuat nasi Gegog

Nasi khas daerah pegunungan Trenggalek ini dibuat dari bumbu-bumbu yang cukup sederhana, antara lain cabe, bawang merah dan putih serta beras dan ikan teri. Beras yang sudah dibersihkan dimasak hingga setengah matang, lalu setiap satu bungkus nasi setengah matang ditambahi sambal teri dan dibungkus daun pisang dan dimasak selama 15 menit.

Saran : nikmati nasi gegog saat hangat

Sebaiknya nasi Gegog memang disajikan saat hangat. Dengan disajikan saat hangat, aroma nasi, sambal teri dan bungkus daun pisangnya sangat menggoda selera. Oleh karena itu, biasanya warung-warung menggunakan styrofoam sebagai wadah penyimpanan untuk menjaga temperaturnya tetap hangat. Saat hangat, tekstur nasi Gegok masih pulen terasa lembut di mulut. Sambal terinya yang gurih dan pedas menyempurnakan kenikmatan makanan khas Trenggalek ini.

Dimama beli nasi Gegog ?

Dulu nasi gegog hanya dibuat oleh ibu-ibu di derah pegunungan sisi utara Trenggalek, tepatnya di kecamatan Bendungan untuk bekal pergi ke ladang. Lama kelamaan nasi Gegog berkembang di daerah itu. Saat ini nasi Gegog sudah banyak dijual diberbagai warung di Trenggalek. Bila Anda pergi ke Trenggalek sempatkan untuk membeli kuliner khas ini. Dengan harga sekitar dua ribu hingga lima ribu rupiah, Anda bisa menikmati nasi Gegog hangat, pulen dan pedasnya yang merindu.

Monggo tidak Trenggalek !

Write a comment