Memahami Pengertian Organisasi Agile Hingga Manfaatnya

apa itu organisasi agile
Struktur pada organisasi agile bukan model piramid sebagaimana organisasi konvensional. Karena ada hubungan yang fleksibel antara atasan dan bawahan, organisasi yang agile bisa lebih fleksibel dan mudah menyesuaikan sesuatu, mobilisasi yang lebih cepat, lebih responsif bahkan dalam bertindak serta tahan banting.

 

Pengertian organisasi agile adalah organisasi yang memiliki kemampuan adaptasi dan respon yang cepat terhadap perubahan.

Seperti apa sebenarnya organisasi agile? Baca lebih lanjut.

Sehingga Anda tahu apa arti agile organization, struktur serta ciri-ciri dan manfaatnya.

Karena dengan memahami apa itu organisasi agile, Anda akan tahu bagaimana dan mengapa harus beralih pada organisasi agile.

Apa itu Organisasi Agile?

Istilah agile digunakan untuk organisasi yang lincah dan responsif terhadap perubahan yang terjadi. Sehingga sangat berfokus pada kebutuhan pelanggan dan mampu bertahan pada perubahan yang terjadi di masa depan.

Bahkan sangat lincah dalam menggunakan proses, alat, sampai pelatihan kecanggihan sehingga memungkinkan sebuah kesuksesan. Dengan cara tersebut organisasi mampu:

  • selangkah lebih depan dari pesaing baru;
  • menerima perubahan yang terjadi secara mendadak, baik dalam kondisi pasar secara keseluruhan maupun lingkungan; dan 
  • maju dengan pesat dalam teknologi.

Organisasi agile sengaja diciptakan untuk menciptakan organisasi yang stabil dan efektif sampai masa depan.

Untuk lebih jelas, pahami bagaimana karakteristik dan ciri-ciri organisasi yang agile.

Karakteristik Organisasi Agile / Agile Organization

Berikut karakteristik organisasi yang agile:

1. Memiliki Visi dan Misi

Memiliki tujuan, misi, serta visi yang jelas dan detail, serta mampu menjalankannya. Bahkan memiliki sistem pengambilan keputusan yang tepat dan menerapkan strategi jangka pendek maupun jangka panjang yang transparan.

Sehingga nantinya tujuan tersebut juga mempengaruhi kinerja seluruh individu dalam tim.

Hasilnya, perusahaan dapat berjalan sesuai panduan yang tepat karena sudah sangat memahami tujuan besar perusahaan.

2. Memiliki Struktur Kepemimpinan yang Datar

Perusahaan yang mengadopsi organisasi agile memiliki bagian yang bertanggung jawab dalam penetapan keputusan. Sehingga proses operasional berjalan lebih cepat.

Karena ada hubungan yang fleksibel antara atasan dan bawahan. Di mana saat individu memiliki ide, pengajuan eksekusi dan persetujuan bisa langsung disampaikan pada penanggung jawab.

3. Berani Mencoba Hal Baru

Organisasi yang agile, selalu berani menghadapi kegagalan sehingga mendapatkan lebih banyak pengalaman. Karena kegagalan peluncuran produk bisa menjadi jalan awal untuk sebuah keberhasilan yang lebih besar.

Semua disebabkan oleh kelincahan organisasi yang mampu dengan cepat bangkit dari kegagalan.

Ciri-Ciri Umum Organisasi Agile

Berikut beberapa ciri-ciri organisasi agile:

  1. Terdiri dari individu yang sadar diri, terampil, dan bagian dari sebuah tim yang hebat.
  2. Selalu berfokus pada nilai jangka panjang.
  3. Prinsip yang digunakan berdasarkan pembelajaran berkelanjutan dari sebuah eksperimen.
  4. Memiliki pemimpin yang dapat menginspirasi orang lain tanpa mengorbankan keutuhan sistem secara keseluruhan.
  5. Sangat mengedepankan gaya komunikasi terbuka.
  6. Lebih memfokuskan budaya pada nilai-nilai yang lebih kolaboratif, kompetitif, dan kreatif.
  7. Bersedia menantang sistem agar lebih efektif dalam pekerjaan kolektif setiap individu.
  8. Memiliki manajemen risiko yang berfokus pada hasil dan berdampak pada pelanggan.
  9. Struktur organisasi agile dibangun dengan seluruh fungsi yang semuanya berfokus pada layanan dan produk untuk memenuhi bahkan melebihi harapan pelanggan.
  10. Selalu mendefinisikan ulang, mendidik kembali, dan membangun kembali tim.

Manfaat Organisasi Agile

Pastinya, organisasi agile sangat efektif dalam melihat dan menjalankan dinamika dari dampak peningkatan teknologi. Seperti diketahui, bahwa peningkatan teknologi di berbagai industri telah membuat perubahan yang cukup besar khususnya dalam dunia bisnis.

Di mana dunia bisnis menjadi lebih kompleks, cepat, dan terhubung secara global.

Sehingga akhirnya mampu menarik pelanggan lebih banyak dan bahkan melampaui para pesaing di pasar.

Dalam organisasi agile, setiap individu akan benar-benar merasa dihargai dan dihormati. Karena mereka bisa mengutarakan dan menemukan suara baru dalam organisasi yang meningkatkan transparansi serta memiliki peluang besar secara global.

Sehingga terciptalah organisasi yang lebih baik dalam membentuk budaya yang saling menghubungkan, melibatkan, dan memberdayakan pekerja. Dengan demikian maka tim akan lebih siap berinovasi dan memberikan produk serta pelayanan baru ke pasar.

Manfaat lainnya dari organisasi agile yaitu mampu meningkatkan kinerja bisnis jangka pendek. Serta kesehatan organisasi yang berdampak pada pertumbuhan jangka panjang.

Karena organisasi agile merupakan sebuah kombinasi organisasi yang lebih fokus, menarik, responsif, dan sadar untuk meningkatkan kinerja.

Bahkan unggul dalam serta berkolaborasi karena sangat mudah menyesuaikan sesuatu.

Penawaran keunggulan kompetitif lainnya dari organisasi agile:

  1. Mobilisasi yang lebih cepat.
  2. Lebih responsif bahkan dalam bertindak serta tahan banting.
  3. Fleksibel dan mudah menyesuaikan sesuatu.
  4. Terdapat informasi yang tersebar dengan bebas.
  5. Selalu belajar dari kegagalan.

Untuk lebih memahami perbedaan organisasi agile dan organisasi konvensional, ikuti paparan dari Dr Indrawan Nugroho dalam video berikut ini :

Setelah memahami pengertian organisasi agile, sekarang Anda tahu, bahwa transformasi organisasi juga membutuhkan transformasi kepemimpinan.

More Reading

Post navigation

Leave a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *