Setelah ‘The End of Physiotherapy’, Sekarang ‘Physiotherapy Otherwise’

Buku ini ditulis oleh Professor David Nicholls dari AUT University – Auckland, New Zealand , penulis buku yang telah sering kita bicarakan : ‘The End of Physiotherapy’

Saya tidak ingin membuat resensi buku ini -karena belum selesai membaca, namun saya menjadi tidak tahan untuk membagikannya. Sekilas membaca -dengan metode ‘quick reading’, menurut saya sih buku ini cukup ‘kritis’ dalam memandang profesi kita ; bagaimana sejarahnya, apa yang terjadi saat ini dan tantantangan-tantangan di tahun-tahun yang akan datang. 

Profesor David Nicholls mencoba melihat profesi fisioterapi dan mencoba mencari jawaban atas permasalahannya dari sudut pandang sosiologis. Mungkin ini hal baru bagi kita, namun buku-buku sosiologi kedokteran dan sosiologi keperawatan itu sudah bertebaran di rak perpustakaan sebelum era buku digital.

Secara pribadi saya mersa senang dengan terbitnya buku ini – setidaknya ada sebuah buku yang mewakili kegelisahan saya selama ini.

Dulu, saya sering pening mendengar ‘seruan pembaharuan fisioterapi’ dari para pemikir fisioterapis di di berbagai forum online yang saya ikuti lima hingga sepuluh tahunan ini. Seruan yang dulu masih saya anggap tabu disuarakan di komunitas fisioterapi Indonesia ini, saya rasa sudah saatnya mulai didiskusikan oleh para pemikir di negeri kita — baik oleh para pengambil kebijakan di profesi, para akademisi dan para ilmuwan.

Tapi, saya tidak tau sih, apakah banyak sejawat yang tertarik dengan tema-tema seperti ini? Bisa jadi hanya saya yang tertarik, karena selain sebagai fisioterapis saya juga memiliki ketertarikan dengan kajian filsafat, sejarah, sosial dan politik. 

Jika kamu tertarik, klik tautan di bawah ini untuk mengunduhnya :

https://tinyurl.com/physiotherwise

Semoga bermanfaat dan jangan lupa tinggalkan komentar.

More Reading

Post navigation

Leave a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *